BerandaKOREMPerakitan Pembesian di Tepi Jauh Jembatan Serasah Siap Sambut Pengecoran

Perakitan Pembesian di Tepi Jauh Jembatan Serasah Siap Sambut Pengecoran

ACEH SINGKIL – Tahapan pembangunan jembatan perintis penghubung Desa Cibubukan dan Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, memasuki fase perakitan pembesian pada bagian tepi jauh sebagai persiapan pengecoran, Jumat (21/8/2026).

Aktivitas pembangunan berlangsung secara bertahap dengan melibatkan personel Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 957/LU, serta masyarakat. Mereka terus bekerja bersama di lokasi pembangunan untuk memastikan setiap bagian konstruksi dapat disiapkan sesuai kebutuhan pekerjaan.

Perakitan besi menjadi salah satu tahapan penting sebelum pengecoran dilakukan. Besi yang telah dipotong dan disiapkan kemudian dirakit membentuk rangka pembesian sesuai bagian struktur yang akan diperkuat. Tahapan ini membutuhkan ketelitian agar susunan besi memiliki posisi dan ikatan yang kuat sebelum nantinya tertutup oleh material beton.

Di lokasi pembangunan, aktivitas pengerjaan tampak terus berjalan. Material besi disusun dan dirangkai secara bertahap pada bagian tepi jauh jembatan. Pekerjaan dilakukan dengan memanfaatkan sarana yang tersedia di lapangan, sementara personel dan masyarakat saling membantu untuk mempercepat penyelesaian setiap tahapan.

Pembangunan jembatan perintis tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Cibubukan dan Desa Serasah. Selama ini, akses antarkedua wilayah menjadi salah satu tantangan, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat dan debit air meningkat. Kehadiran jembatan diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan memudahkan mobilitas masyarakat setelah pembangunan rampung.

Tahapan pembesian yang sedang dikerjakan menjadi bagian dari rangkaian pekerjaan menuju pengecoran. Setelah rangka besi dinilai siap, pekerjaan berikutnya dapat diarahkan pada pemasangan bagian pendukung lainnya sebelum beton dituangkan ke struktur yang telah dipersiapkan.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di lapangan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut mengambil bagian dalam proses pembangunan bersama personel TNI.

Semangat kebersamaan tersebut membuat pekerjaan di lapangan terus bergerak meskipun terdapat berbagai tantangan. Setiap material yang tersedia dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kelancaran pembangunan.

Bagi masyarakat, progres pembangunan yang semakin terlihat memberikan harapan baru. Struktur jembatan yang perlahan terbentuk menjadi tanda bahwa akses penghubung antara Desa Cibubukan dan Desa Serasah semakin mendekati tahap penyelesaian.

Dengan terus dirakitnya pembesian pada bagian tepi jauh, pembangunan kini berada pada salah satu tahapan yang menentukan sebelum memasuki proses pengecoran. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kesiapan struktur dan kebutuhan konstruksi di lapangan.

Pembangunan jembatan perintis ini diharapkan terus berjalan lancar hingga seluruh tahapan selesai. Jika seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana, jembatan tersebut nantinya akan menjadi akses penting bagi masyarakat serta membuka peluang mobilitas dan aktivitas ekonomi yang lebih mudah antara Desa Cibubukan dan Desa Serasah.

Dari proses perakitan besi hingga nantinya pengecoran, setiap tahapan menjadi bagian dari perjalanan panjang mewujudkan jembatan yang telah lama diharapkan masyarakat. Gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama yang terus mengiringi pembangunan jembatan perintis tersebut.(Pr012).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer