Aceh Barat – Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., selaku Danrem 012/Teuku Umar, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Barat mengikuti Zoom Meeting saat Presiden Republik Indonesia melaunching peresmian Jembatan Garuda pada Kamis (13/08/2026).
Pada kesempatan itu Presiden RI meresmikan program nasional yang mencakup pembangunan 2.500 titik Jembatan Garuda dan penyediaan 3.000 titik sarana air bersih di seluruh Indonesia.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan membuka dan mempermudah konektivitas antardesa serta antarwilayah, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses karena kondisi geografis.
Program penyediaan 3.000 titik sarana air bersih diorientasikan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar air, yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan.
Danrem 012/Teuku Umar menyampaikan kesiapan TNI untuk mendukung program pemerintah yang fokus pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
“Jajaran Korem 012/Teuku Umar akan terus mendukung program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur dan penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat sangat penting agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujar Danrem.
Keikutsertaan Danrem dan Forkopimda Aceh Barat memperlihatkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI dalam menyukseskan percepatan pembangunan nasional.
Diharapkan dengan 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik sarana air bersih semakin banyak masyarakat memperoleh infrastruktur memadai sehingga perekonomian dan kualitas hidup meningkat.(Pr012)

