TAPIN – Kebakaran yang membakar semak belukar di Desa Bitahan RT 09 RW 03, Kecamatan Lokpaikat, muncul pada Rabu (26/8) siang waktu setempat.
Kebakaran yang menghanguskan lahan seluas sekitar 28 borong langsung mendapat tanggapan dari tim gabungan. Tim TRC BPBD Kabupaten Tapin bersama Posko Gabungan TNI-Polri dan para relawan bergerak ke lokasi serta menurunkan dua unit mobil pemadam.
Tindakan cepat tersebut bertujuan menahan agar api tidak meluas ke area lain. Setelah dilakukan pemadaman, kobaran api berhasil dikuasai hingga keadaan di lokasi dinyatakan aman.
Pasiops Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Asep mengatakan keterlibatan personel TNI dalam penanganan Karhutla merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana yang dilakukan bersama unsur terkait.
“TNI membantu dalam proses penanganan di lapangan, terutama melalui koordinasi dan dukungan personel bersama unsur gabungan. Penanganan utama tetap dilaksanakan oleh BPBD sesuai tugas dan kewenangannya, sementara TNI-Polri serta relawan memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi bagian penting dalam menghadapi Karhutla, terlebih ketika kondisi lahan dan cuaca dapat membuat api berpotensi cepat meluas.
Kapten Inf Asep juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Pencegahan dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko Karhutla dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Dari kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Hingga proses penanganan selesai, api telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dalam kondisi aman.(1010).

