BerandaKODIMRumput Liar dan Sampah Menumpuk, Lapangan Desa Kuala Bhakti Jadi Sasaran Gotong...

Rumput Liar dan Sampah Menumpuk, Lapangan Desa Kuala Bhakti Jadi Sasaran Gotong Royong

SIMEULUE – Lapangan bola di Desa Kuala Bhakti, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, kembali dibersihkan melalui gotong royong antara Babinsa dan masyarakat, Kamis (24/09/2026). Serda Yatno, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Tu, turun langsung bersama warga membersihkan rumput liar dan sampah yang memenuhi area lapangan.

Pembersihan dilakukan setelah kondisi lapangan mulai ditumbuhi rumput liar dan terdapat sampah di sejumlah bagian. Bagi warga, keberadaan lapangan bukan hanya sebagai tempat berolahraga, tetapi juga menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan bersama sehingga perlu dijaga kebersihannya.

Serda Yatno mengatakan, kegiatan gotong royong menjadi salah satu cara untuk mendorong masyarakat memiliki kepedulian terhadap fasilitas dan lingkungan di sekitarnya. Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa turut berperan menggerakkan warga agar tidak menyerahkan urusan kebersihan hanya kepada pihak tertentu.

“Babinsa sebagai aparat kewilayahan harus selalu aktif dan menjadi motivator dan penggerak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan gotong royong bersama warga dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Untuk kegiatan kali ini, sasaran difokuskan pada lapangan bola yang membutuhkan perhatian karena rumput liar mulai tumbuh dan sampah berserakan.

“Kegiatan gotong royong pembersihan bersama warga rutin dilakukan sebulan sekali. Kegiatan sekarang difokuskan pada sasaran pembersihan lapangan bola yang telah ditumbuhi rumput liar dan banyak sampah,” jelasnya.

Penentuan sasaran pembersihan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat desa dan masyarakat. Cara tersebut memungkinkan kegiatan disesuaikan dengan fasilitas maupun lingkungan yang memang membutuhkan penanganan bersama.

Serda Yatno berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pembersihan lapangan. Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah warga diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan lain, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta merawat sarana dan prasarana desa agar tetap terpelihara dan nyaman digunakan.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini akan membangkitkan semangat gotong royong masyarakat dalam berbagai kegiatan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta sarana dan prasarana agar terpelihara dengan baik dan nyaman untuk dipandang,” pungkasnya.(0115).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer