ACEH SINGKIL – Meski debit air di lokasi meningkat, anggota Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU dan masyarakat tetap melakukan pengukuran tali seling untuk pembangunan Jembatan Perintis penghubung Desa Serasah dan Desa Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, pada Sabtu (3/10/2026).
Dalam kondisi medan yang relatif sulit, tim gabungan fokus pada pengukuran tali seling dari blok angkur ke roda tiang pilon sebagai langkah krusial dalam proses konstruksi jembatan.
Kenaikan debit sungai menjadi faktor kendala yang diperhitungkan oleh pelaksana pekerjaan; penyesuaian metode kerja dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran pelaksanaan.
Proses pengukuran tali seling berlangsung cermat dengan perhatian pada posisi blok angkur, roda tiang pilon, dan jalur konstruksi demi memastikan akurasi komponen pendukung jembatan.
Seluruh kegiatan dikerjakan bersama-sama oleh Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 957/LU, serta masyarakat setempat, mulai dari persiapan material hingga pengecekan dan penyesuaian posisi komponen.
Pembangunan Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Serasah dan Desa Cibubukan menuntut ketelitian dan kerjasama, apalagi kondisi alam di lokasi dapat berubah sehingga pelaksanaan harus adaptif.
Walaupun tantangan berupa naiknya air hadir, tahapan pekerjaan tetap dijalankan secara bertahap; pengukuran tali seling menjadi bagian penting yang mendukung proses instalasi komponen lainnya.
Peran aktif warga turut mendukung proses di lapangan; selain penerima manfaat, warga ikut membantu agar pekerjaan dapat berlangsung lebih efektif bersama personel TNI.
Progres pembangunan jembatan diharapkan terus bertambah hingga semua tahapan selesai, sehingga akses antardesa menjadi lebih mudah dan lancar.
Di tengah kondisi air yang meningkat, kolaborasi personel TNI dan masyarakat menjadi penopang agar pekerjaan tetap berjalan dan menghasilkan akses penghubung bagi Desa Serasah dan Desa Cibubukan.(Pr012).

