BerandaKODIMPenyuluhan Pencegahan Karhutla oleh Sesko TNI Digelar di Singa Gembara

Penyuluhan Pencegahan Karhutla oleh Sesko TNI Digelar di Singa Gembara

KUTAI TIMUR – Tim Pendidikan Reguler (Dik Reg) Sesko TNI menyelenggarakan penyuluhan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kantor Desa Singa Gembara, Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.35 WITA setelah rombongan berangkat dari Hotel Royal Victoria pukul 09.17 WITA. Rombongan disambut Danramil 0909-01/Sangatta Kapten Inf Arif Safardiyatno, Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa, Babinsa, Babinkamtibmas, perwakilan BPBD dan Damkar Kutai Timur, perusahaan, Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga.

Pimpinan Tim Dik Reg Sesko TNI adalah Katim Mabes TNI Brigjen TNI Dr. Ateng Karsoma, S.H., M.Kn., dengan pendamping antara lain Kol Sus Jerry Krisdianto, Kolonel Laut (E) Wiedo Ananto, S.T., M.Si., M.Tr.Opsla., M.Han., Kolonel Laut (P) Rizaldi, S.E., M.Tr.Opsla., Mayor Cke Tatang Endriawan, Mayor Cke Nurkholis, dan Kapten CKE Hendi. Para peserta Dik Reg yang hadir meliputi Kolonel Inf Imir Faishal, S.Sos., M.I.Pol., Kolonel Arh Choirul Huda, M.I.Pol., M.Tr.(Han), Kolonel Laut (P) Shodikin, M.Tr.Opsla., serta Kolonel Laut (P) Agus Supriyo, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M.Tr.Opsla.

Susunan acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Kutai Timur, doa, lalu sambutan Kepala Desa Singa Gembara. Dalam sambutannya, Hamriani Kassa menyatakan apresiasi atas penyuluhan tersebut dan mengingatkan bahwa desanya pernah mengalami beberapa kejadian Karhutla, sehingga berharap pengetahuan ini dapat dibagikan kepada masyarakat luas.

Brigjen TNI Dr. Ateng Karsoma menegaskan perlunya penguatan mitigasi dan tindakan pencegahan Karhutla karena dampaknya tidak sebatas kerusakan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial.

“Secara teknis saya yakin aparat dan masyarakat sudah memiliki pengalaman dalam penanganan kebakaran. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita memperkuat mitigasi dan pencegahan sehingga kebakaran tidak terus berulang,” ujarnya.

Dia mengajak masyarakat menjauhi pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan titik api. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat dinilai krusial dalam upaya pencegahan Karhutla.

Materi penyuluhan diberikan oleh Kolonel Laut (P) Agus Supriyo tentang pencegahan, kesiapsiagaan, koordinasi, dan pelaporan cepat Karhutla. Acara juga mencakup pembagian sembako secara simbolis dan foto bersama, dan berakhir sekitar pukul 11.25 WITA.

Rombongan kemudian makan siang di Rumah Makan Pak Dut. Pada pukul 12.45 WITA mereka bergerak ke Masjid Agung di Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi untuk salat dan tiba pukul 13.05 WITA. Pukul 13.30 WITA rombongan melanjutkan perjalanan ke Mako Lanal Sangatta untuk anjangsana dan sampai sekitar pukul 13.35 WITA. Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mencegah Karhutla serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan sembarangan dan segera melaporkan potensi kebakaran.(0909).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer