BARITO KUALA – Sejumlah pengujian teknis dilakukan untuk memastikan kualitas badan jalan yang dibangun di Desa Tamban Bangun lewat program TMMD Ke-129, dan hasil awal menunjukkan kesesuaian antara spesifikasi rancangan dan kondisi lapangan.
Dinas PUPR Kabupaten Barito Kuala melakukan opname dengan mengambil sampel pada 18 titik. Hasil pengukuran mencatat ketebalan badan jalan berada pada kisaran 16–18 sentimeter, sedangkan lebarnya mencapai rata-rata 360 sentimeter. Seluruh titik yang diperiksa dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil opname tersebut.
Pada Senin, 10 Agustus 2026, pemeriksaan berlanjut melalui pengujian sandcone oleh Tim Poliban Banjarmasin. Sebanyak sembilan titik dijadikan sampel untuk mengetahui tingkat kepadatan material jalan. Dari penyampaian tim penguji berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, seluruh titik yang diuji memenuhi syarat kepadatan.
Dan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Cke (K) Hannah, mengatakan pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan jalan yang dikerjakan tidak hanya terlihat baik secara kasatmata, tetapi memiliki ukuran dan kepadatan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Kami ingin hasil pekerjaan yang diterima masyarakat benar-benar memiliki kualitas yang sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Bagi warga Tamban Bangun, angka-angka hasil pengukuran itu memiliki arti praktis. Jalan dengan lebar sekitar 3,6 meter dan lapisan yang memenuhi hasil pemeriksaan akan menjadi akses yang lebih mendukung pergerakan warga, termasuk aktivitas menuju lahan pertanian serta distribusi hasil kebun dan sawah.(1005).

