SUKOHARJO – Warga Desa Parangjoro yang selama ini biasa melihat air melimpas ke badan jalan saat hujan deras kini menyaksikan perubahan seiring dimulainya pembangunan gorong-gorong melalui TMMD Reguler ke-129.
Pak Karto, salah seorang warga sekitar lokasi, menyambut baik keterlibatan prajurit TNI yang mendorong pekerjaan berjalan lebih cepat dan terorganisir. “Kami merasa diperhatikan. Mudah-mudahan setelah selesai nanti air tidak lagi meluap ke jalan,” ujarnya.
Suasana kerja penuh gotong royong; banyak warga tanpa diminta terlibat memindahkan batu, menyiapkan adukan semen, hingga membantu kebutuhan di lapangan. Peran ibu-ibu yang menyediakan konsumsi turut menjaga semangat para pekerja sehingga kebersamaan terasa kuat.
Per Jumat (31/7/2026) progres pembangunan gorong-gorong tercatat sekitar 50 persen. Pemerintah Desa Parangjoro melihat sarana itu sebagai upaya memperlancar aliran air sekaligus menjaga kenyamanan jalan sepanjang tahun.
Warga memandang pembangunan gorong-gorong lebih dari sekadar fasilitas desa; kehadiran TNI dianggap sebagai bentuk kepedulian yang mendengarkan kebutuhan masyarakat dan bekerja bersama menghadirkan solusi berkelanjutan.(Red/Js).

