SIMEULUE – Api yang dipakai untuk membersihkan lahan bisa berubah menjadi bahaya jika tak dikendalikan, kata Koptu Apriandi, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, saat mengingatkan warga Desa Babussalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue pada Rabu (7/10/2026).
Peringatan itu disampaikan Koptu Apriandi saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan, yang sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dan mengecek kondisi wilayah.
Dia menjelaskan bahwa kebakaran sering kali bermula dari kegiatan sederhana di lahan yang sulit dikendalikan, dan menyinggung pentingnya memperhatikan kondisi lingkungan serta arah angin karena kedua faktor itu dapat membuat api cepat merambat.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbau Koptu Apriandi.
Koptu Apriandi mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjaga kelestarian alam di sekitar tempat tinggal.
Dari sisi pencegahan, ia menilai upaya warga penting sebab masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan aktivitas pembukaan dan pembersihan lahan.
Ia menambahkan bahwa apabila kebakaran terjadi, selain merusak vegetasi dan ekosistem, asap dapat mengganggu aktivitas warga, menurunkan kualitas udara, serta berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. (Pr012).

