BerandaKODIMHAN ke-42 Tapin Tekankan Perlindungan dan Pendidikan Anak

HAN ke-42 Tapin Tekankan Perlindungan dan Pendidikan Anak

TAPIN – Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Tapin menegaskan bahwa memastikan anak tumbuh aman, sehat, dan berpendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan simbolisme semata.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Kabupaten Tapin Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” di Gedung Galuh Bastari Rantau, Jalan Datu Nuraya, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Senin (31/8).

Acara ini dimaknai lebih dari perayaan tahunan; menjadi pengingat bahwa masa depan daerah ditentukan oleh kondisi anak-anak yang tumbuh di keluarga, sekolah, dan masyarakat sekarang.

Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra hadir untuk menunjukkan dukungan lintas sektor dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Hadir antara lain Bupati Tapin H. Yamani S. Ak., M.M., Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj. Faridah Yamani, Ketua DPRD Tapin Achmad Ridwan Syah, Ketua Gatriwara Ny. Hj. Puspa Ridwan Syah, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Dim 1010/Tapin Ny. Merry Dimas Yamma Putra, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, S.H., S.I.K., M.I.K., serta Ketua Bhayangkari Cabang Tapin Ny. Hanan Weldi.

Undangan lain yang hadir antara lain perwakilan Kejaksaan Negeri Tapin, Friska, Ketua MUI Kabupaten Tapin KH. Muhammad Iqbal, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tapin, jajaran SKPD, para camat se-Kabupaten Tapin, serta undangan lainnya.

Bupati Tapin H. Yamani S. Ak., M.M. menegaskan setiap anak berhak atas lingkungan yang aman, sehat, dan bahagia serta hak atas pendidikan, kasih sayang, dan perlindungan untuk perkembangan optimal.

“Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, berpendidikan, serta mendapatkan kasih sayang dan perlindungan. Pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati Tapin.

Yamani menegaskan bahwa pemenuhan hak anak tidak bisa diserahkan penuh kepada pemerintah.

Peran keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lain sama pentingnya untuk memastikan hak dan perlindungan anak terpenuhi.

Pemerintah Kabupaten Tapin terus memperkuat program berpihak pada anak, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemenuhan gizi, perlindungan dari kekerasan dan perundungan, pencegahan perkawinan anak, hingga penyediaan ruang aman untuk anak berkegiatan.

Dengan makin dekatnya anak pada teknologi dan media sosial, Bupati meminta orang tua memberi perhatian lebih selain fasilitas.

“Jangan hanya memberikan fasilitas kepada anak, tetapi berikan juga waktu, perhatian dan kasih sayang. Dengarkan cerita mereka, pahami keinginan dan persoalan mereka, serta bimbing mereka agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” pesannya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada guru dan tenaga pendidikan yang besar perannya dalam membentuk karakter anak.

Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra menyatakan HAN sebagai momen penting untuk melihat anak sebagai aset bangsa yang menentukan arah pembangunan.

Bagi Dandim, anak perlu sejak dini mendapatkan kasih sayang, pendidikan berkualitas, perlindungan, dan lingkungan aman agar tumbuh menjadi generasi berkualitas dan berkarakter.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus mendapatkan kasih sayang, pendidikan yang baik, perlindungan serta lingkungan yang aman agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Dandim.

Ia menekankan keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mendampingi anak agar perkembangan teknologi dimanfaatkan positif.

Dandim juga mengajak semua pihak mencegah kekerasan, perundungan, dan tindakan lain yang menghambat perkembangan anak.

Bupati menghimbau anak-anak Tapin untuk belajar sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, rajin beribadah, menjaga pergaulan, serta tidak takut bermimpi sambil mengembangkan kemampuan.

Anak-anak diingatkan agar tidak mudah percaya informasi tak benar, tidak melakukan perundungan, dan berani berbicara kepada orang dewasa yang dipercaya bila menghadapi masalah.

Peringatan HAN ke-42 di Kabupaten Tapin membawa pesan bahwa masa depan anak harus dipersiapkan sejak kini, melalui sinergi semua elemen masyarakat untuk mewujudkan Tapin yang ramah anak.

Melalui semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menciptakan Kabupaten Tapin yang ramah dan layak bagi anak.

(1010).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer