SUKOHARJO – Di balik kesibukan pengerjaan fisik TMMD Reguler Ke-129 TA 2026, momen kebersamaan justru tercipta di sebuah teras rumah sederhana di Desa Parangjoro. Selasa (28/7/2026), prajurit berseragam loreng dan tokoh masyarakat duduk bersama tanpa sekat. Tidak ada jarak dalam percakapan mereka, hanya diskusi hangat yang mengalir di sela waktu istirahat.
Topik pembicaraan dimulai dari cerita keseharian warga, lalu merambah ke perkembangan desa dan berbagai masukan yang muncul dari masyarakat. Sebuah catatan kecil yang dibawa menjadi penanda bahwa setiap informasi yang disampaikan memiliki arti penting.
Kedekatan semacam itu menghadirkan rasa saling memahami. Warga merasa lebih dekat dengan prajurit, sedangkan anggota TNI memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi sosial di lingkungan tempat mereka bertugas.
Komunikasi sosial akhirnya menjadi bagian penting dari perjalanan TMMD. Infrastruktur memang membawa perubahan fisik, namun hubungan yang terbangun melalui dialog langsung menjadi warisan yang nilainya tetap terasa bagi masyarakat Desa Parangjoro.(Red/Js)

