BerandaKOREMApel Siaga Karhutla 2026 di Makodim 0116 Dipimpin Bupati Nagan Raya

Apel Siaga Karhutla 2026 di Makodim 0116 Dipimpin Bupati Nagan Raya

NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 dengan kehadiran sekitar 350 peserta. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 0116/Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (2/9/2026) pada pukul 09.00 WIB.

Apel dipimpin oleh Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., serta dihadiri Forkopimda setempat. Turut hadir Dandim 0116/Nagan Raya Letkol Inf. Irfan Hade Fitrianto, Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., Kajari Nagan Raya Arwin, S.H., M.H., Ketua DPRK Nagan Raya Mohd. Rizki Ramadhan, Ketua Pengadilan Negeri Suka Makmue Muhammad Alqudri, S.H., M.H., Sekda Nagan Raya Ir. H. Hizbulwatan, Danyon YTP 865/SBS Letkol Inf. Didik Sulistyo, S.A.P., M.P.A., Pasi Yanma Batalyon C Pelopor Ipda M. Jamil mewakili Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh, Kepala BPBD Nagan Raya Irfanda Rinaldi, S.STP., serta pimpinan adat dan keagamaan termasuk Ketua MAA H. Muhammad Khaidir, S.E., dan Ketua MPU Tgk. Amran Shaleh.

Bupati Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., menyampaikan dalam amanatnya bahwa kajian risiko bencana 2024–2029 menempatkan Nagan Raya pada posisi rawan terhadap banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, gempa bumi, serta kebakaran hutan dan lahan. Ia mengingatkan pula penanganan sejumlah kejadian Karhutla pada 2026 di Darul Makmur dan Tripa Makmur oleh tim gabungan.

Menurutnya, sebagian titik kebakaran berada pada lahan gambut sehingga memerlukan perhatian khusus dan proses pemadaman yang memakan waktu tidak singkat.

“Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, pendidikan, aktivitas ekonomi, transportasi, dan kehidupan sosial. Oleh karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kita perlu memperkuat kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, pengawasan wilayah rawan, deteksi dini, serta koordinasi antarinstansi dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Bupati Nagan Raya.

Ia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan membakar serta menegaskan kepada pelaku usaha dan pengelola lahan agar menjaga konsesi masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

Tujuan apel ini untuk memastikan kesiapan personel serta kelayakan sarana-prasarana seperti kendaraan pemadam, pompa, selang, dan alat komunikasi agar siap beroperasi menghadapi musim kemarau dan cuaca ekstrem. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa serta pengecekan pasukan dan peralatan oleh Bupati bersama unsur Forkopimda. Pukul 10.45 WIB seluruh rangkaian Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Kabupaten Nagan Raya selesai dengan aman, tertib, dan lancar.(Pr012).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer