BerandaKODIMPasis Dikreg LXVIII Seskoad Intensifkan Sinergi Antarlembaga Cegah Karhutla di Hulu Sungai...

Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Intensifkan Sinergi Antarlembaga Cegah Karhutla di Hulu Sungai Utara

HULU SUNGAI UTARA – Untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan, Tim Penyuluh Karhutla Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad melakukan kunjungan ke Kodim 1001/HSU-BLG pada Kamis (05/11/2026) dengan tujuan meningkatkan pemahaman kondisi lokal dan koordinasi antarsektor.

Rombongan dipimpin Patun Penyuluh Karhutla Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kolonel Kav. Indarto dan disambut Pgs. Perwira Penghubung Kodim 1001/HSU-BLG Kapten Inf. Ahdi Saputra bersama para perwira staf serta personel Kodim. Penyambutan berlangsung di Makodim 1001/HSU-BLG, Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 12, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Usai pembukaan dan perkenalan, agenda diisi dengan paparan tentang penanganan Karhutla di wilayah Kodim 1001/HSU-BLG. Materi paparan memaparkan langkah-langkah antisipatif yang telah diterapkan, seperti pencegahan dini, pemantauan titik rawan, serta upaya koordinasi dengan instansi terkait.

Dari Makodim, rombongan melanjutkan kunjungan dan audiensi ke sejumlah instansi serta unsur pemerintahan, yakni Kantor BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara, Mapolres Hulu Sungai Utara, Kantor Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, serta Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, tim melakukan perkenalan, dialog, dan pertukaran informasi mengenai kondisi wilayah serta langkah penanganan Karhutla. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk menggali informasi sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kegiatan tersebut, tim diharapkan memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai karakteristik wilayah, titik kerawanan, serta tantangan penanganan Karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Informasi itu menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan dan kesiapsiagaan.

Penanganan Karhutla memerlukan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Satpol PP dan Damkar, serta masyarakat. Pencegahan melalui deteksi dini, patroli, sosialisasi, dan kesiapan personel maupun sarana prasarana perlu terus diperkuat agar penanganan dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Kunjungan Tim Penyuluh Karhutla Pasis Dikreg LXVIII Seskoad di wilayah Kodim 1001/HSU-BLG berakhir pukul 17.00 WITA dalam keadaan tertib, lancar, dan aman.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi ancaman kebakaran hutan serta lahan, demi mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Utara yang aman dan tangguh terhadap bencana Karhutla.(1001)

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer