KUTAI TIMUR – Ritual Melaspas untuk Pura Bhuana Sari di Jalan Biawan, RT 05, Dusun 2, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Kaliorang digelar pada Minggu (25/10/2026) malam, dengan kehadiran Babinsa Desa Bukit Makmur, Serka M. Lasman F.
Kegiatan dimulai pukul 20.00 WITA dan mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Srada dan Bhakti serta Toleransi Antarumat Beragama.” Upacara ini selain sebagai penyucian pura sebelum digunakan untuk ibadah, juga menjadi momen penguatan hubungan sosial antarwarga.
Rangkaian acara dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, antara lain Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kutai Timur, Ida Bagus Oka; Plt. Camat Kaliorang, Pitriani; Kepala Desa Bukit Makmur, Eko Lenama; Bhabinkamtibmas Aipda Melianto Sir; serta Ketua PHDI Desa Bukit Makmur, Komang Mari Ade.
Hadir pula perwakilan pengurus Masjid Nurul Iman, H. Agus Baruna; perwakilan Gereja Santo Mikael, Advent; perwakilan manajemen PT Indexim dan PT KPP; serta umat Hindu dan anggota WHDI dari Desa Bukit Makmur, Desa Bumi Sejahtera, dan Desa Bumi Rapak.
Melaspas merupakan tradisi Hindu untuk menyucikan bangunan yang hendak dipakai sebagai tempat ibadah. Diharapkan Pura Bhuana Sari dapat menjadi wadah penguatan srada dan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus menjaga kelangsungan tradisi keagamaan.
Kehadiran elemen lintas agama menunjukkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Sinergi aparat kewilayahan, pemerintah, tokoh agama, dan unsur masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta keharmonisan di Kecamatan Kaliorang.
Upacara Melaspas dan peresmian bangunan suci Pura Bhuana Sari selesai pada pukul 22.10 WITA. Sepanjang acara berlangsung, kondisi aman, tertib, dan lancar.(0909).

