KUTAI TIMUR – Penutupan Erau Adat Pelas Benua Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026 di Rumah Adat Kutai Sangatta, Jalan Ring Road, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (13/10/2026) dihadiri oleh perwakilan Danramil 0909-01/Sangatta, Kapten Inf Arif Safardiyatno.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menutup serangkaian kegiatan Erau Adat Pelas Benua Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026.
Pimpinan daerah yang hadir antara lain Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., bersama Ibu Hj. Siti Robiah Ardiansyah; Wakil Bupati Kutai Timur H. Mahyunadi, S.E., M.Si.; Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur Jimmi, S.T., M.T.; serta Wakapolres Kutai Timur Kompol Anton Saman, S.H., M.M. mewakili Kapolres Kutai Timur.
Turut hadir pula Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko RR, S.H., M.H.; Kasi Intel Brigif TP-32/Mangkalihat Lettu Peo; Ketua Pengadilan Agama Sangatta Ismail, S.H.I., M.H.; Ketua Majelis Adat Istiadat Kutai Kabupaten Kutai Timur Drs. H. Idrus Yunus, yang bergelar Haji Mas Idrus Yunus; Ketua Pemangku Adat Istiadat Kutai H. Kasmo Pital; serta unsur Forkopimda, para asisten, pimpinan OPD, pemangku adat, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Upacara penutupan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Kutai Timur, pembukaan oleh MC, dan dilanjutkan dengan doa bersama.
Selanjutnya panitia memberikan laporan melalui Wakil Ketua I Panitia Erau Adat Pelas Benua Kutai Timur Tahun 2026, diikuti dengan sambutan dari perwakilan yang hadir.
Seni tradisional tampil melalui Tari Jepen Tapak Pelas Bumi Tuah yang memperlihatkan kekayaan budaya masyarakat Kutai.
Acara dilanjutkan dengan tarian Jepen bersama oleh para peserta sebagai bentuk partisipasi menjaga kesenian daerah.
Selain itu, kegiatan tradisi Beseprah dan Belimbur turut dilaksanakan sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Kutai.
Partisipasi Koramil 0909-01/Sangatta menunjukkan dukungan TNI dalam pelestarian adat serta upaya memperkuat hubungan harmonis antara institusi TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai adat dan kebudayaan Kutai Timur tetap terpelihara dan diteruskan ke generasi berikutnya.
Rangkaian acara penutupan Erau Adat Pelas Benua Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026 resmi berakhir pada pukul 11.00 WITA dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. (0909).

