BerandaKODIMMabes TNI Latih Kepala Desa dan Relawan Cegah Karhutla di Tapin Tengah

Mabes TNI Latih Kepala Desa dan Relawan Cegah Karhutla di Tapin Tengah

TAPIN – Sosialisasi pencegahan karhutla oleh Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dilaksanakan bagi perangkat desa, relawan, dan unsur terkait di Kecamatan Tapin Tengah pada Senin (21/9).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Tapin Tengah dipimpin Kolonel Inf Wildan Bahtiar, dengan Kolonel Czi Herry Wibowo dan Kapten Arm Zaenal Fikri sebagai narasumber.

Hadir dalam acara tersebut Sekcam Tapin Tengah Fachrudin, Kasium Polsek Tapin Tengah Aipda Ramani, Ba Tuud Koramil 1010-02/Tapin Tengah Pelda Sulgianto, para kepala desa se-Kecamatan Tapin Tengah, Ketua BPD, perwakilan BPK Kecamatan, serta relawan.

Dalam penyampaian, Kolonel Inf Wildan Bahtiar menekankan perlunya keterlibatan seluruh unsur, khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan kebakaran.

Ia menggarisbawahi bahwa pencegahan tidak bisa menunggu saat api sudah muncul, melainkan dimulai dari kesadaran warga untuk tidak membuka lahan dengan pembakaran dan segera melapor saat menemukan titik api.

“Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab bersama. Hutan dan lahan merupakan sumber kehidupan masyarakat, sehingga menjaganya juga menjadi kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Kapten Arm Zaenal Fikri menguraikan faktor-faktor yang memicu Karhutla, baik yang bersifat disengaja, kelalaian manusia, maupun pengaruh cuaca dan kondisi lingkungan.

Ia juga menerangkan dampak kebakaran terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas ekonomi warga, serta meminta kepala desa dan relawan meneruskan informasi ini ke warga masing-masing.

“Kesadaran dan kedisiplinan masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan. Jangan membakar lahan sembarangan, pastikan api benar-benar padam dan segera laporkan apabila melihat asap atau api,” jelasnya.

Diskusi juga berlangsung untuk membahas kondisi di lapangan dan langkah yang dapat dilaksanakan di tingkat desa, termasuk mekanisme percepatan pelaporan potensi kebakaran.

Kolonel Inf Wildan Bahtiar berharap penyuluhan itu bukan sekadar materi, melainkan diterapkan dalam rutinitas masyarakat sehari-hari.

“Lebih baik mencegah sejak dini daripada menghadapi api yang sudah meluas. Apa yang disampaikan hari ini diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat dan menjadi langkah nyata dalam menjaga wilayah,” katanya.

Upaya ini ditujukan memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, pemerintah desa, relawan dan masyarakat dalam langkah pencegahan dan penanganan Karhutla di Kecamatan Tapin Tengah.(1010).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer