KUTAI TIMUR – Sebuah kebakaran hutan dan lahan terjadi di sekitar Jalan Poros Rantau Pulung–Sangatta KM 5, dekat Jembatan Bailey, Desa Tepian Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur pada Sabtu (12/9/2026).
Pemadaman berlangsung mulai pukul 14.30 hingga 17.30 WITA, di mana tim gabungan sukses mengendalikan dan memadamkan api sehingga tidak meluas ke wilayah lain.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan lahan terbakar seluas kurang lebih 1/4 hektare dengan satu titik api yang teridentifikasi. Titik kejadian tercatat pada koordinat 0°33’27,636″ LS dan 117°20’26” BT.
Dugaan sementara menyebut aktivitas pembakaran sampah menjadi pemicu kebakaran, meskipun penyebab itu masih bersifat perkiraan berdasarkan kondisi di lapangan.
Operasi pemadaman melibatkan 2 personel Koramil 01/Sangatta, 4 personel Kecamatan, serta 4 karyawan PT SS I dengan dukungan 1 unit water tank dan 2 unit water bag.
Lokasi kejadian berada sekitar 390 kilometer dari Posko Lanud Dhomber. Perkiraan waktu tempuh dari posko yaitu 45 menit melalui jalur udara dan 8 hingga 9 jam melalui jalur darat.
Karena cepatnya respons dan sinergi antar unsur, api dapat dipadamkan pada pukul 17.30 WITA dan situasi saat penanganan tetap aman dan kondusif.
Masyarakat diminta tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan serta diminta segera melaporkan jika menemukan titik api untuk mencegah meluasnya Karhutla di wilayah Kutai Timur.(0909).

