BerandaKODIMLetkol Inf Dimas Yamma Putra Kendalikan Penanganan Karhutla di Tapin Selatan

Letkol Inf Dimas Yamma Putra Kendalikan Penanganan Karhutla di Tapin Selatan

TAPIN – Letkol Inf Dimas Yamma Putra sebagai Komandan Kodim 1010/Tapin langsung turun ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan pada Jumat (4/9) untuk mengawasi dan memimpin upaya penanganan.

Kedatangannya mencerminkan perhatian serta komitmen TNI dalam mendukung masyarakat dan pemerintah daerah menangani Karhutla yang berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dan menganggu kehidupan warga.

Di lokasi kejadian, Tim Pemadam KPP beserta relawan Desa Tapin Selatan dan personel Kodim 1010/Tapin bersinergi melakukan pemadaman pada sejumlah titik api yang muncul. Semua unsur terlibat bekerja secara terkoordinasi untuk mempercepat penanganan dan mencegah penyebaran api.

Operasi pemadaman memanfaatkan satu unit mobil tangki TNI AD. Petugas dan relawan bersama-sama melakukan penyemprotan air pada titik api serta area yang masih mengeluarkan asap supaya api dapat dipastikan padam.

Letkol Inf Dimas Yamma Putra memantau langsung kondisi lapangan dan memastikan proses penanganan berlangsung baik. Ia juga memperhatikan kemungkinan timbulnya titik api baru di sekitar lokasi kebakaran.

Hasil pendataan sementara di lokasi menunjukkan luas lahan terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Berkat kerja sama seluruh pihak, api yang sebelumnya melalap kawasan berhasil dipadamkan. Saat proses penanganan selesai, semua titik api yang terpantau telah padam dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.

Personel gabungan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan lokasi dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api, terutama dari bara yang masih tersisa di bawah permukaan lahan.

Letkol Inf Dimas Yamma Putra menegaskan pentingnya kerja sama dan sinergi dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, respons cepat dan koordinasi menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas dan memicu dampak yang lebih besar.

“Kita harus terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi dalam pencegahan maupun penanganan Karhutla. Respons cepat sangat penting agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat serta lingkungan,” tegas Dandim.

Ia menambahkan bahwa peran serta seluruh unsur, termasuk TNI, tim pemadam, relawan dan masyarakat sangat diperlukan dalam upaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tapin.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup ditangani oleh satu instansi saja melainkan memerlukan kepedulian dan partisipasi bersama. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antarinstansi serta masyarakat harus terus diperkuat, terutama saat kondisi cuaca meningkatkan risiko kebakaran lahan.

Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang memicu Karhutla.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat maupun pihak terkait agar dapat segera ditangani,” ujarnya.

Penyebab kebakaran di Desa Suato Tatakan sampai sekarang belum diketahui. Namun kejadian tersebut menjadi perhatian untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.

Kodim 1010/Tapin bersama instansi terkait dan elemen masyarakat berkomitmen memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla melalui patroli yang ditingkatkan, pemantauan wilayah rawan, sosialisasi, serta kesiapsiagaan personel.

Dengan sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tapin dapat diminimalisir demi keamanan, keselamatan masyarakat, dan kelestarian lingkungan. (1010).

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer