ACEH BARAT – Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., Dandim 0105/Abar, bersama Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., Danrem 012/TU, menyaksikan peluncuran 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (13/8/2026).
Upacara peluncuran terpusat di Kawasan Somber, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, dan juga dihadiri oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta sejumlah pejabat negara.
Untuk wilayah Kodim 0105/Abar di bawah Korem 012/TU, titik peresmian Jembatan Perintis Garuda dilaksanakan di Desa Kajeung-Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, sedangkan titik sumur bor dari program TNI Manunggal Air Bersih diresmikan di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto memberi apresiasi kepada TNI dan Polri sebagai pihak yang dinilai turut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di daerah terpencil dan pedesaan.
“Saya merasa bangga kepada TNI, Polri, dan semua pihak yang telah bekerja siang-malam berbuat sangat berarti untuk rakyat. Kita punya rencana besar, namun kita tidak boleh lupa hal-hal yang kecil,” kata Presiden.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan 2.500 jembatan dan 3.000 sumur bor bukan pekerjaan mudah, namun dapat terlaksana melalui kolaborasi semua pihak untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Presiden, kehadiran fasilitas tersebut memperlihatkan bahwa negara hadir dan bekerja untuk rakyat, serta menjadi bagian dari cita-cita membangun Indonesia menjadi negara modern dan maju sambil tetap memperhatikan kebutuhan rakyat di tingkat dasar.
Peresmian ditandai dengan pernyataan resmi dari Presiden RI Prabowo Subianto sebagai simbol pengukuhan program nasional itu.
Presiden menyatakan, “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Kamis tanggal 13 Agustus 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik sumur bor air bersih.”
Setelah acara, warga Kajeung-Tungkop menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan TNI karena sebelumnya mereka harus menempuh jarak sekitar 2 kilometer dan kadang memakan waktu berjam-jam untuk mobilisasi sebelum adanya jembatan.
Keberadaan jembatan kini memperlancar mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, keagamaan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial masyarakat.
Demikian pula warga Desa Blang Beurandang yang mengapresiasi sumur bor TNI Manunggal Air Bersih karena kini mereka bisa memperoleh air bersih yang jernih untuk kebutuhan sehari-hari.(0105)

