BARITO KUALA – Warga Desa Tamban Bangun bersama anggota TNI bekerja di pinggir sungai untuk memastikan aliran air tetap bebas, langkah yang dipandang perlu menyertai pengerjaan perbaikan badan jalan agar manfaatnya tidak terganggu oleh genangan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala Kapten Cke (K) Hannah dengan menyasar sungai di sepanjang peningkatan kualitas badan jalan sepanjang 1.650 meter di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban. Aksi itu menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang mengajak masyarakat membangun kebiasaan merawat lingkungan secara berkelanjutan.
Jumat (7/8/2026), warga terlihat membawa peralatan sederhana untuk membersihkan sampah, rumput liar, dan endapan yang menghambat aliran air. Kehadiran Satgas bukan sekadar memimpin pekerjaan, melainkan ikut membaur sehingga gotong royong berlangsung secara alami tanpa sekat antara prajurit dan masyarakat.
Seorang anggota Satgas menjelaskan, menjaga kebersihan sungai sama pentingnya dengan membangun jalannya. Saluran air yang berfungsi baik membantu mengurangi risiko genangan di sekitar badan jalan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat lebih lama. Menurutnya, kepedulian warga menjadi modal utama agar hasil TMMD tetap terpelihara setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Perubahan yang lahir di Desa Tamban Bangun bukan hanya terlihat dari terbukanya akses transportasi, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Ketika jalan dan sungai dirawat bersama, manfaatnya akan terus mengalir bagi aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.(1005)

