TAPIN – Ancaman meluasnya kebakaran lahan di Kabupaten Tapin berhasil ditekan setelah dua titik api yang muncul di wilayah berbeda dapat dipadamkan dalam waktu singkat. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (6/8/2026) itu tidak menimbulkan korban jiwa, sementara luas lahan semak belukar yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare.
Lokasi pertama berada di Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, dengan luasan lahan terbakar sekitar satu hektare. Titik lainnya berada di Dusun Thaibah, Desa Banua Halat Kanan, Kecamatan Tapin Utara, yang menghanguskan sekitar setengah hektare semak belukar. Penyebab kebakaran di kedua lokasi tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan.
Asap pertama kali terpantau sekitar pukul 12.55 Wita. Lima menit kemudian, personel BPBD Kabupaten Tapin bersama unsur TNI dan Polri dari posko gabungan bergerak menuju lokasi membawa satu unit mobil pemadam kebakaran. Upaya pemadaman berlangsung cepat hingga sekitar pukul 13.20 Wita seluruh titik api berhasil dikuasai dan kondisi dinyatakan aman.
Pasiops Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Asep menjelaskan, keterlibatan TNI dalam penanganan kebakaran lahan merupakan bagian dari tugas perbantuan kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kehadiran personel TNI bertujuan memperkuat penanganan di lapangan melalui sinergi dengan BPBD, Polri, dan unsur terkait, tanpa mengurangi tugas pokok BPBD sebagai instansi yang memiliki kewenangan utama dalam penanggulangan bencana.”ucap Pasiops.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang ke area yang lebih luas.
Setelah api dipastikan padam, petugas gabungan melanjutkan langkah pencegahan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan bersama sehingga potensi kebakaran dapat diminimalkan, terutama pada musim dengan kondisi vegetasi yang mudah terbakar.(1010).

