BANJARMASIN – Semangat pembinaan olahraga sekaligus mempererat hubungan antardaerah mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Tahun 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (30/7/2026). Kompetisi yang diinisiasi Kodam XXII/Tambun Bungai tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun pertama Kodam sekaligus wadah menjaring pesepak bola potensial dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Turnamen resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin. Sebanyak 13 klub terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan ambil bagian dalam kompetisi tersebut, sementara di Kalimantan Tengah diikuti 14 klub, sehingga total terdapat 27 tim yang bersaing dalam rangkaian Gubernur Cup menuju Pangdam Cup 2026.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk komitmen Kodam dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, di dua wilayah teritorialnya.
Menurut Pangdam, usia Kodam XXII/Tambun Bungai yang baru memasuki tahun pertama menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk membuka ruang bagi lahirnya pemain-pemain berbakat yang nantinya diharapkan mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menilai Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet sepak bola berkualitas. Melalui kompetisi yang berjenjang, para pemain dapat memperoleh pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan teknik dan mental kompetisi.
Selain menjadi ajang persaingan antarklub, Pangdam berharap turnamen tersebut dapat menjadi bagian dari sistem pembinaan sepak bola yang berkelanjutan sehingga mampu melahirkan regenerasi atlet yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memberikan apresiasi atas inisiatif Kodam XXII/Tambun Bungai yang mempertemukan klub-klub terbaik dari dua provinsi dalam satu rangkaian kompetisi. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pertandingan olahraga, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Gubernur berharap pelaksanaan Gubernur Cup dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang semakin banyak. Ia juga mendorong berbagai pihak, termasuk institusi lainnya, untuk turut menyelenggarakan kompetisi usia dini sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan atlet sepak bola di daerah.
Rangkaian pertandingan Gubernur Cup Kalimantan Tengah berlangsung pada 29 Juli hingga 4 Agustus 2026, sedangkan Gubernur Cup Kalimantan Selatan digelar mulai 30 Juli sampai 5 Agustus 2026. Dari masing-masing provinsi akan ditentukan dua tim terbaik yang berhak melaju ke babak Road to Pangdam Cup 2026.
Empat tim tersebut selanjutnya akan bertanding di Stadion Sanaman Mantikei, Palangka Raya, pada 6–8 Agustus 2026. Sesuai regulasi yang telah ditetapkan, juara Gubernur Cup Kalimantan Selatan akan menghadapi runner-up Kalimantan Tengah, sementara juara Kalimantan Tengah bertemu runner-up Kalimantan Selatan. Pemenang kedua laga semifinal akan tampil di partai final, sedangkan tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.
Usai seremoni pembukaan, Gubernur Kalimantan Selatan bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai melakukan kick off sebagai tanda dimulainya kompetisi. Laga pembuka mempertemukan kesebelasan Kabupaten Tapin melawan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling melancarkan serangan sepanjang waktu normal, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap imbang tanpa gol.
Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Kabupaten Tapin tampil lebih efektif dan berhasil mengamankan kemenangan sehingga berhak melangkah ke babak berikutnya.
Melalui penyelenggaraan Gubernur Cup dan Road to Pangdam Cup 2026, diharapkan lahir atlet-atlet sepak bola potensial sekaligus tercipta hubungan yang semakin erat antara masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui semangat sportivitas dan kompetisi yang sehat.

